Sastra, tak pernah ku selami maknanya, seperti seorang gadis menawan, tak pernah ku belajar untuk memuji kuasanya.
Berhenti atau bergerak, setetes air seperti ku hanya akan meresap, terjepak diantara santapan akar rumput, menggenapi lingkaran alam.
Memang aku tak pernah berharap, singa adalah pemangsa, tak pernah ia belajar keberanian, memang dia bukanlah raja.
Tetapi, akulah, akulah penantang gelombang api Tuhan itu, api kecil dari panas napas, bertahan, bertarung untuk menundukkannya.
No comments:
Post a Comment