Monday, September 14, 2020

Dari mana?

Setelah turun dan merasakan apa yang terjadi, dengan sedikit waktu, meskipun aku hanya bertemu dengan segelintir manusia, aku sudah mengaku bahwa aku tertipu prasangka, tidak akan aku ulangi berbuat menghakimi, lebih-lebih menyimpulkan. Betapa berwarna dan saling melengkapinya suatu perbedaan, melengkapi secara fisik, pemikiran, perasaan, dan sebagainya.
Andai saja tiada perbedaan, mungkin akan tiada kajian, tidak ada hubungan, abstraksi tidak akan muncul mewarnai gelombang pencarian.
Aku bersyukur dapat bertemu dengan mereka, dunia terasa lebih berarti, mengisi kehendak-kehendak yang bersembunyi dengan banyak senyuman dan tawa, tetapi tidak lepas uluran tali dari langit, menyenangkan ternyata.
Aku tidak hanya ingin menerima segala keramahan penghuni dunia ini, aku juga ingin menumbuhkan biji apel yang ku bawa dari surga, agar mereka ingat, cita rasa kebahagian di sana juga beraneka, meskipun hanya sekedar ini, mereka akan memiliki harapan yang melengkapi kebahagiaan yang sudah ada.
Karena mereka akan mati, aku ingin mengingatkan bahwa jika rasa sakit datang, di sana ada harapan, agar jangan terlalu khawatir.

No comments:

Post a Comment

Menanti Sebuah Mimpi

Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...