Dengan cara apa aku dapat menjumpai Mu, saat kedekatan ini tiada batas, saat bahkan Kau yang menciptakan diri ku sendiri Tuhan.
Selama ini kau diam dengan rencana Mu, atau membiarkan ku berjalan tanpa keyakinan?. Keputusan yang dihadapkan dipersimpangan, manusia tak berpengalanan ini haruskah berserah, itukah maksud Kau membiarkan?. Agar aku tak menyalahkan siapapun kecuali diri ku sendiri, agar aku tak takut dengan kesalahan, agar aku berani dengan kesakitan.
Sekarang aku ingin Kau melihat ku, membantu ku agar semua berjalan damai. Maaf, aku telah takut, tetapi Kau tahu bahwa semua ini juga bukan tentang ku saja Tuhan.
No comments:
Post a Comment