Sunday, February 9, 2020

seenaknya saja buat status

Tidak usah gampang terpengaruh dengan kata-kata orang. Masing-masing orang punya prinsip, sistem, cara, sudut pandang, dan kehati-hatian yang berbeda-beda. Ada beberapa hal yang pada akhirnya bukan persoalan benar-salah dan baik-buruk, tetapi persoalan kemampuan atau pilihan. Mereka yang merasa benar terkadang juga hanya belum waktunya menyadari kekonyolan. Mereka yang sudah merasa salah juga belum tentu telah lebih dalam menyadari kenaifan. Kemungkinan yang lainnya terserah pada masing-masing individu. Satu hal, bahwa komentar anda secara logika memang mengandung unsur berburuk sangka, benci, dan iri. Atau setidaknya membuat perasaan orang lain menghela napas karena ke-egoisan mu. Oleh sebab itu tidak perlu ada sepatah kata pembelaan dari saya. Seorang pembenci akan buta terhadap seribu kebaikan. Saya ingin berkata pada diri sendiri, "Jangan merasa hanya kau yang pintar dan benar, sudah jelas bahwa itu tidak benar. Apakah kau pantas banyak mencela?. Berhati-hati kalau kebusukan dan kebodohan mu disingkapkannya, wajah mu akan diterwakan balita.".

No comments:

Post a Comment

Menanti Sebuah Mimpi

Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...