Tuhan mengatakan bahwa dia adalah maha pemberi maaf, iya itu jika dosa mu adalah sikap mu secara vertikal. Namun untuk sikap mu secara horizontal, sesama hamba, pemberian maaf mu tergantung kepada siapa yang telah engkau dholimi, dan ketahuilah adakah manusia yang mengatakan bahwa "aku manusia adalah orang yang pemaaf, seberapapun kedholiman yang kau perbuat?". Manusia tidak ada yang mau mengatakan bahwa dia adalah pemaaf, itu karena tak ada manusia yang mau didholimi. maka berhati-hatilah dengan berbuat dholim, karena kita tidak tahu manakah kedholiman kita yang terbesar dan mana yang termaafkan. Jika kita tidak beruntung mendapatkan ampunan dari orang yang kita dholimi, maka apakah kita siap melunasi segala penderitaannya di akhirat?.
Monday, May 20, 2019
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Menanti Sebuah Mimpi
Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...
-
"Tangan terasa lemah, pikiran berputar lelah, perasaan berisik gundah, menjalani hidup tanpa arah. Saat segala ucapan bagai pedang, kes...
-
Hi, sahabat Sekolah Tanpa Batas, bingung nyari aplikasi/tautan yang dapat digunakan pada PID / IFP diSekolah? Selain pemanfaatan *Rumah Pen...
-
Seperti perut yang tak pernah kau tahu isinya, nasi dan udara sama-sama dapat membuatnya mengembang. Persis seperti pikiran mu itu, sulut ke...
No comments:
Post a Comment