Sunday, May 26, 2019

Hak

Hak seseorang adalah diperlakukan sesuai dengan apa yang menjadi keridhoan seseorang itu sendiri, Tuhan berbicara kemanusiaan secara umum, bukan tentang apa agamanya, bukan apa yang menjadi prinsip pribadinya. Silahkan berbicara tentang hukum syariat, tapi juga pandanglah perasaan orang lain, bagaimana pun seseorang merasa di atas kebenaran, bukan berarti dia selalu dalam jalan kebaikan, bukan berarti bebas tanpa etika, lebih-lebih jika mengabaikan kepekaan hati nurani sesama. Orang buta hati memandang perbuatan buruknya adalah hal yang remeh, sedangkan dia berfikir dampak baiknya jauh lebih dominan bagi kepentingan diri maupun tujuannya, dia ingin jadi pahlawan kesiangan, padahal bagi yang dikenai keburukannya, tanpa mau tahu sangatlah menderita. Dia seperti dua sisi koin, yang  satu bertuliskan Tuhan dan sisi lainnya bertuliskam iblis. Dia ingin jadi malaikat bagi orang yang dikehendakinya tanpa peduli dia telah jadi srigala yang mengoyak daging orang lain. Manusia amat egois menggunakan alat yang namanya agama untuk meraih kepentingan duniawi maupun akhiratnya, dia memandang bahwa itu adalah cara yang sah dipakai manusia untuk bahagia, dia memandang Tuhan layaknya dirinya yang begitu licik mensiasati keadaan untuk keegoisan. Tuhan tahu bagaimanapun baiknya cara yang kau yakini benar secara agama, tetap saja itu pelanggaran kemanusiaan. Apa kau pikir hamba Tuhan itu hanya kau saja, apa kau pikir yang benar itu kau saja?,

No comments:

Post a Comment

Menanti Sebuah Mimpi

Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...