Dapatkah diri menelan kebahagiaan dengan melubangi bendungan air mata sesama?. Bayangan akan menjadi saksi, karena terang kebenaran akan menatap tajam, tentang kepada siapa Tuhan akan memihak, dan bagaimana penghakimannya berlaku. Manusia dengan agama menjadikannya semakin peka, untuk saling membangun bahagia. Sebaliknya, jika dengan nama agama itu manusia menyakiti dan memperdaya, apa kata bangsa kera?
Sunday, April 21, 2019
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Menanti Sebuah Mimpi
Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...
-
"Tangan terasa lemah, pikiran berputar lelah, perasaan berisik gundah, menjalani hidup tanpa arah. Saat segala ucapan bagai pedang, kes...
-
Hi, sahabat Sekolah Tanpa Batas, bingung nyari aplikasi/tautan yang dapat digunakan pada PID / IFP diSekolah? Selain pemanfaatan *Rumah Pen...
-
Seperti perut yang tak pernah kau tahu isinya, nasi dan udara sama-sama dapat membuatnya mengembang. Persis seperti pikiran mu itu, sulut ke...
No comments:
Post a Comment