Tuesday, March 17, 2020

tepi

Disana, di tepi sungai itu, bukankah pernah kau lemparkan batu pada semak-semak yang mengering?. Lihatlah, bukankah batu itu tertutup dan tak mampu lagi kau lihat?. Bukankah kau tak menyeberangi sungai itu untuk mencari batu yang telah kau lemparkan?. Untuk apa batu bersembunyi, tetapi apa yang ada dalam hati mu biarlah Tuhan yang tahu, suatu saat aku akan menyapa mu dengan senyuman yang terlembut, karena kelembutan kapas akan terbang bersama angin, aku akan terus berusaha menjadi mampu berenang dalam udara.

No comments:

Post a Comment

Menanti Sebuah Mimpi

Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...