Friday, March 27, 2020

Muda Tua

Seperti seorang tua yang baru dilahirkan kesadaran, ia menunduk malu pada waktu, dalam lamunan menghitung jarak perkuburan, dirematnya sekelumit masa lalu.

Pemuda tampan berselimut sepi, dingin gemetar dada bersama hampa, mengukir angan dengan hati, tangan layu bergelantungan paksa.


No comments:

Post a Comment

Menanti Sebuah Mimpi

Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...