Di dunia ini ternyata ada banyak hal yang terpendam dalam dada, mata-mata yang layu menatap dunia, bukan karena tubuh sudah tak bertenaga, tapi karena jiwa telah kehilangan rasa. Beberapa manusia merindukan kematian, seperti bocah yang kehausan, dihatinya seperti tak ada rasa ingin memiliki, karena perih rasa hidup seperti sudah terkunci, manusia-manusia itu meminta pada Tuhan, agar segera diterbangkan oleh kematian, sehingga dapat diperolehnya kebahagiaan, obat dari segala kesakitan, baik batin maupun badan. Manusia dengan kesabaran, menanti apa yang Tuhan simpan, dengan tangis dan rasa takut, dia meratap seperti dalam sekarat, sampai-sampai terdapat sebagian yang mati oleh tangannya sendiri, di cabutnya nyawanya yang paling disayangi, karena rasa putus asa pada Tuhan, ohhh betapa kasihan, sungguh aku pun ingin memeluk dan mengantar kematian seperti ini agar pintunya benar-benar terbuka karena kerinduan sudah membuat gila.
Monday, August 5, 2019
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Menanti Sebuah Mimpi
Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...
-
"Tangan terasa lemah, pikiran berputar lelah, perasaan berisik gundah, menjalani hidup tanpa arah. Saat segala ucapan bagai pedang, kes...
-
Hi, sahabat Sekolah Tanpa Batas, bingung nyari aplikasi/tautan yang dapat digunakan pada PID / IFP diSekolah? Selain pemanfaatan *Rumah Pen...
-
Seperti perut yang tak pernah kau tahu isinya, nasi dan udara sama-sama dapat membuatnya mengembang. Persis seperti pikiran mu itu, sulut ke...
No comments:
Post a Comment