Tuesday, August 11, 2020

Dengki

"Provokasi", kalaulah dapat disebut. 
Jadilah seperti ini, jangan seperti itu.
Seharus begini, bukan begitu.
Kamu masih begini, mereka sudah begitu.
Kamu masih di sini, mereka sudah disana.
Membanding-bandingkan diri terhadap keadaan orang lain, seolah apa yang tidak sama adalah sebuah keburukan, seolah keterlambatan, seolah kesalahan, seolah ketertinggalan, seolah kekalahan.
Standar-standar hidup yang diacukan pada keadaan orang lain. Padahal setiap orang, memiliki cara bahagianya masing-masing. Kamu boleh makan ini makan itu, tetapi setiap orang dapat kenyang. Kamu boleh punya sepeda, tetapi setiap orang dapat hadir tepat waktu. Kamu boleh punya rumah besar, tetapi setiap orang memiliki tempat pembaringannya masing-masing. Standar-standar kelebihan yang dimiliki orang lain, tak perlu harus kita tiru, tetapi setiap orang memiliki kemampuannya masing-masing yang tidak sama. Menyamakan sesuatu yang memang tidak sama hanyalah kekonyolan yang layak ditertawakan, memaksa monyet agar dapat berbicara.

No comments:

Post a Comment

Menanti Sebuah Mimpi

Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...