Friday, July 24, 2020

Arah teduh

Harus menghadap kemana arah ku, setiap kali aku membuka pintu, angin merdu terus merayu. Genggaman ku telah penuh dan gunung itu tak akan runtuh. Waktu telah mempercepat perjalanan dan merantai ku dengan lamunan. Setiap kali pagi datang, aku ingin bermimpi lagi, terbang, dan lari.

No comments:

Post a Comment

Menanti Sebuah Mimpi

Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...