Thursday, July 30, 2020

Cambah

Biji yang berkecambah, telah tumbuh menghadap matahari, angin lembut menampakkan keramahan dedaunannya, dan badai menguji kedalaman akarnya.
Biji yang terpisah dari tubuh sang induk, tetap akan hidup, diam menerima kehendak Tuannya. Mengapa kita tidak bertanya pada sebutir biji tentang kehidupan, bahasa apakah yang dipergunakannya, bagaimana dia menjalani segala.
Saat telinga hanya disibukkan oleh kemerduan yang menggiring jiwa pada kekeringan, perasaan sesaat muncul dan pergantian hari menelan segala duga.
Diam, dan tenang, terus berjalan, sampai tujuan.

Korban

Mungkin, salah satu yang disebut sebagai puncak dari perjuangan adalah, mengantarkan diri di hadapan Tuhan, dan menyerahkan nyawa.
pada saat segala kesenangan menyelimuti, tiada sedikitpun rasa ingin mati karena sedih, tetapi diri itu rela dengan kehendak Ilahi.
Pertunjukan iman dari kisah Nabi Ibrahim dan anaknya Nabi Ismail, membuat setiap diri menduga, bagaimana mereka mampu menghadapi semua itu. 
Sedangkan dengan sedikit cobaan yang menimpa, kita sudah banyak memberontak penuh cela kepada Tuhan.
Somaga Allah menyertai kita semua.
Aamiin

Wednesday, July 29, 2020

Tentang Perang bag. 1

Tentang peperangan, seorang pemuda berkata, "Aku telah lemah menghadapi dunia, bagaimana mungkin aku pergi meninggalkan semua. Dahulu, banyak manusia di seberang pulau berperang, mereka membeli pedang dengan harga keputus-asaan. Tiada harapan kebahagiaan, pertumpahan darah adalah pilihan, sedangkan aku masih banyak pandangan, mimpi ku masih panjang, mengapa aku harus menantang kematian, saat banyak kenikmatan dalam penantian. 

Ku tahu, Bangsa akan tegak dengan kedaulatan, pemimpin adalah penyala keharuman, dan perajurit yang setia adalah angin yang mengobarkan.

Kebenaran dan kebaikan adalah pemersatu, layaknya angin dan api yang berpadu.

Kejahatan hanya bertalikan dengan kepentingan terselubung yang tipis, setiap manusia yang dipandang memiliki hati adalah gonggongan anjing disetiap malam mereka.

Sebelum kau mengajak ku berangkat, seharusnya kau terangkan pada ku terlebih dahulu tentang arti benar dan baik.".

Belajar

Belajar dari membaca, belajar dari menulis, belajar dari mengalami, dan masih banyak lagi.

Biji yang terbuang

 "Anak pohon yang tumbuh dari biji, terkadang tak pernah mengenal siapa induknya. Air hujan yang jatuh ke bumi, tidak selalu bergerak menelusuri sungai, diantaranya menggenang diluasan danau.".
Semoga selamat.
Aamiin.

Sunday, July 26, 2020

Lebih sadar

Menyabari diri sendiri rasanya lebih sadar.
Semoga semuanya selamat.
Aamiin

Friday, July 24, 2020

Ada

"Saat seluruh manusia Kau cipta bahagia, siapakah Engkau dalam diri mereka?.
Apa perlunya mereka mengenal Mu, pemberian yang mereka inginkan, bukan siapa diri Mu. 
Engkau terlalu dekat, Engkau tak terlihat, seperti aliran darah dalam tubuh, Engkau tak dapat disentuh. 
Bukankah Engkau ada namun seperti tiada, lalu mengapa Kau memaksa cinta!.
Cinta ku, untuk manusia!.".

Sebagian hamba mu yang lain berkata, "Pencarian dan ketaatan adalah buah dari ketakutan  kepala kemungkinan. Saat mereka mengemis karena membutuhkan, apakah Kau datang?. Kau banyak alasan, seperti hamba membuat kesalahan."

Perkataan seperti ini nampak keluar dari pikiran yang dipenuhi kegelapan, setan yang bernama seandainya telah menggerogoti bangunan akal. Mereka hanya terus bertanya, tetapi tidak butuh pada jawaban. Mereka hanya berkata, tanpa membawa makna. Mereka mencari, untuk memaki. Mereka diadakan untuk meniadakan?, Bagaimana mungkin!.

Arah teduh

Harus menghadap kemana arah ku, setiap kali aku membuka pintu, angin merdu terus merayu. Genggaman ku telah penuh dan gunung itu tak akan runtuh. Waktu telah mempercepat perjalanan dan merantai ku dengan lamunan. Setiap kali pagi datang, aku ingin bermimpi lagi, terbang, dan lari.

Tuesday, July 21, 2020

Tanah

Perkataan seorang pujangga seperti menyibak suara jiwa yang terkurung.
Mereka mengikat kata dari ganasnya api yang tak bersuara, melerai kebekuan dari sombongnya rayuan angin malam. Kerendahan hati mereka seperti daratan luas yang membuat pandangan kagum. Saat susunan bunga tertata rapi di taman kota, mereka menebar keharuman melalui rasa. Diantaranya ada dengan suara, dan yang lain dengan pena. Desir dingin subuh adalah sang guru, dan tumpukan buku adalah papan tulisnya. Diantaranya pula bersembunyi, bertopeng sentuhan-sentuhan manis dan juga pahit, berbaju tisu dan juga besi, keindahan bunga memang terletak pada paduan warna, dan kepekatan rindu selalu menjadi keharuman bunga di tanah cinta.

Friday, July 17, 2020

Tangan Pendek

Mengalirnya pikiran dan kaki yang berjalan telah menumpuk banyak catatan.
Diantaranya seperti pilihan dan yang lain nampak lebih pada kebenaran.
Pintu gerbang telah terbuka sejak lama dan mata masih terkurung deretan tinta. Kebosanan penyaksian telah menarik kehampaan. Mereka telah lelah menelan makanan dan mengemis untuk hidangan perasaan. Pemuda yang tak punya nama itu masih mencari huruf yang mungkin tersisa. Dia hendak merangkainya menjadi kata. Tetapi dia lupa meskipun satu huruf adalah satu suara.
Dia bertanya "apakah aku ini hidup?" saat perut hanya kenyang menampung buih.
Dia menggerutu karena tak mampu memeluk Tuhan, lalu dia hanya menciumi batu, menggenggam ranting pohon, dan berbicara dengan udara. Cerita yang ia bicarakan sebelum pagi sungguh menyapa hati. Dia banyak menangis dan bertanya, "Apakah aku sudah gila?"

Monday, July 13, 2020

Tinta

Tinta yang melekat pada lembaran kertas ini akan menjadi saksi kehidupan, bahwa aku telah melangkah untuk menjadi lebih baik. Meskipun hanya sebaris, ini adalah biji yang besok akan bercabang.

Sunday, July 12, 2020

Sunyi

Kaki terasa ringan menginjak tanah, jiwa terasa melayang terbawa angin, bukan karena bahagia, tetapi seperti gila. kapan langit menurunkan hujan, apakah musim kemarau masih panjang.
Dalam diam sejuta lamunan tertangkap, saat secuil kata tak berarti dalam sunyi.
Pada siapakah tempat bicara, saat gelombang laut membayangi. Kemana tujuan akan terarah, dunia menawarkan kelembutan, tetapi api yang tak tersentuh juga membakar.

Menanti Sebuah Mimpi

Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...