Tentang persoalan pemikiran, bukan persoalan sosial. Kehidupan berawal dari pencipta, manusia dahulu telah mencari siapa, bagaimana, untuk apa, dan lain sebagainya tentang keberadaannya yang ada. Manusia banyak berkata tentang "manfaat", mereka berkata itulah yang terpenting, "manfaat" itu, bukankah sesuatu yang melegakan, yang memenuhi kepentingan "dapat dimanfaatkan"?. Lalu apa bedanya mengejar "Tuhan" atau mengejar "benda"?. Bukankah semua timbul dari yang namanya kehendak untuk "mengambil manfaat?". Aku bertanya bukan karena aku menggurui, tapi aku bertanya untuk diri ku sendiri agar jalan yang ku tempuh terhaluskan oleh kebijaksanaan.
Tuesday, October 8, 2019
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Menanti Sebuah Mimpi
Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...
-
"Tangan terasa lemah, pikiran berputar lelah, perasaan berisik gundah, menjalani hidup tanpa arah. Saat segala ucapan bagai pedang, kes...
-
Hi, sahabat Sekolah Tanpa Batas, bingung nyari aplikasi/tautan yang dapat digunakan pada PID / IFP diSekolah? Selain pemanfaatan *Rumah Pen...
-
Seperti perut yang tak pernah kau tahu isinya, nasi dan udara sama-sama dapat membuatnya mengembang. Persis seperti pikiran mu itu, sulut ke...
No comments:
Post a Comment