Tuesday, June 15, 2021
Berkaca dari dalam diri
Saat seekor semut berjalan di wajah mu, dia tidak akan mengerti kecantikan mu, karena tidak mungkin seseorang menilai sesuatu yang lebih besar dibanding dirinya sendiri. Oleh sebab itu, lebih baik mendayagunakan hati nurani dan akal sehat untuk menjamin nilai-nilai kesesuaian keberlakuan. Bertanya memang boleh, namun mengikuti dengan buta sama saja mengingkari kemanusiaan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Menanti Sebuah Mimpi
Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...
-
"Tangan terasa lemah, pikiran berputar lelah, perasaan berisik gundah, menjalani hidup tanpa arah. Saat segala ucapan bagai pedang, kes...
-
Hi, sahabat Sekolah Tanpa Batas, bingung nyari aplikasi/tautan yang dapat digunakan pada PID / IFP diSekolah? Selain pemanfaatan *Rumah Pen...
-
Seperti perut yang tak pernah kau tahu isinya, nasi dan udara sama-sama dapat membuatnya mengembang. Persis seperti pikiran mu itu, sulut ke...
No comments:
Post a Comment