Jalan panjang telah terlewati
tetapi sekedar langkah kaki
bukanlah perjalanan sejati.
Lelah dan tetes darah terakui
saat mata berhadap yang dicari
roboh tubuh hanya mampu terhenti.
Perjalanan yang dibanggakan diri
tiada muka terkecoh cahaya duri.
Manusia siapa yang berani
menghadang ombak tinggi
rasa ingin memburu sensasi
Kaku terjerat proyeksi mati.
No comments:
Post a Comment