Monday, July 22, 2024

Keterbalikan Realita

menolehlah pada ku duhai angin malam
Tak akan ku biarkan ada yang tersisa
Sepenuh diriku untuk kau bawa pulang
aku menghilang dan tiada yang mengenal
Menanti musim hujan yang akan datang
Perkataan yang pernah kau pertanyakan
Apa itu angin surga? 

Aku sangat rindu aku sangat kehausan
Tetapi aku berpuasa untuk mengingat semua
Itulah kewajiban yang seakan diturunkan langsung dari langit untuk ku
Mungkin Tuhan sedang mengajari jiwaku agar lebih dewasa
Mungkin aku telah batal secara ruhani tetapi masih sah dalam jasad
Bagai orang yang berpuasa hanya menahan lapar dan haus
Waktu berbuka ku akan terhidang dengan wajah yang berbeda
Aku akan terbiasa dengan apa yang ada di sampingku
Aku yakin tentang suatu saat
Pilihan ku bagaikan bunga yang sempurna
Aku yang akan menatanya dengan indah di ruang rasa
Aku akan menggenggamnya kemanapun aku pergi
Dan aku tak akan melepaskannya

Sunday, July 21, 2024

Batas Pandangan

Dalam mengambil keputusan, biasanya yang dilakukan adalah mengukur kemampuan, sudah saatnya visioner atau masih saja pragmatis. Apakah yang tercerabut dalam hidup, sehingga rasa syukur berkurang, lebih banyak mengeluh?.
Ketidakwarasan karena "al-anwal" mulai berkonsekuensi terhadap "al-anfus". Kompromi dengan entitas yang selalu memberi atau merugi dengan transaksi yang tiada janji.
Terkadang "iman" dapat diukur dengan seberapa visioner hidup kita, dan "kafir" bolehkah dikata seberapa pragmatis hidup kita?.
Pepatah yang sangat menyayat hati, "orang yang menginginkan semuanya, biasanya tidak mendapatkan semuanya".
Ataukah "yang ingin mendapatkan semuanya, tidak akan mendapatkan satu pun?".
Kita hanya bisa melihat fokus pada satu hal. Lalu bagaimana akibatnya?

Saturday, July 20, 2024

Bukan Tentang Setia

Hai manusia,
Setia itu Aku percontohkan pada sang surya.
Bahkan, pengkhianatannya adalah ketidak-berdayaannya atas kuasa Ku, yaitu saat kiamat hendak aku wujudkan. Saat itu, semua manusia menjerit, menuduh sang surya tidak lagi setia. Tetapi sebenarnya, Akulah di balik semua cerita. Biar mereka tahu, setia itu milik Ku dan biar sang surya tahu bahwa kesetiaannya ada atas kendali Ku. Saat itu, manusia dan sang surya sama-sama menangis, mereka sadar bahwa semua kebaikan adalah milik Ku, mereka semua kemudian hanya menghadapkan wajahnya pada Ku.

Bukankah selembar daun yang jatuh ada dalam pengetahuan dan kuasa Ku, lalu mengapa seakan segenap langkah kaki dan gerak hati itu sama sekali bukan karena Ku.
Apakah manusia itu telah kehilangan iman atas takdir Ku?. Ataukah mereka merasa telah berlepas diri dari Ku?.

Biarkan Aku sendiri yang menilai hakekat hamba Ku. Karena Aku yang sungguh tahu tentang sebenarnya hamba Ku. Akulah yang terdekat dengannya bahkan dari dirinya sendiri. Akulah yang menciptakannya, akulah yang mengurusnya, siapakah yang lebih mengasihi seorang hamba kecuali Tuhan yang menciptakannya, dan Tuhannya adalah Aku.

Bukankah aku berkuasa membuat manusia sama, tetapi memang aku menghendaki berbeda. Terkadang manusia itu tidak kurang pengetahuan, hanya saja kurang penghayatan.

Silahkan saja di dunia ini manusia memandang tentang kemanusiaan, moral, pidana, perdata, adat, dan sebagainya. Tetapi jangan melupakan, Akulah Hakim yang sesungguhnya, karena Akulah yang sungguh mengetahui persoalan. Mata manusia hanya aku taruh pada permukaan, dan Akulah kedalaman, Akulah keadilan.

Jalani saja keputusan hidup yang menurut mu lebih baik dan berharaplah pada Ku.
Akulah yang membuat manusia menangis dan tertawa.
Akulah yang membuat manusia berani dan takut.
Akulah yang membuat manusia saling memaafkan.
Akulah yang menumbuhkan diantara mereka kasih sayang.
Akulah yang mengatur siang dan malam.
Akulah yang menyatukan dan memisahkan.

Gelap itu tidak selalu malam, siapa tahu kita bangun tidur saat terjadi gerhana matahari, atau tiada celah-celah cahaya yang masuk ke ruang hati, karena kita menguncinya dengan rasa benar sendiri. Kita punya hak untuk memutuskan apa yang menurut kita lebih baik untuk diri kita. Semoga Tuhan membuat semua jiwa menjadi ridho. 

Wednesday, July 17, 2024

Petunjuk

Ya Tuhan
Tiada yang lebih mengerti tentang diri ku kecuali diri Mu, karena Engkaulah pencipta ku. Engkaulah yang terdekat dan paling pengasih.
Ku mohon pertolongan dan petunjuk
Engkaulah yang mengatur jalan hidup
Engkau pemegang takdir dan kehendak doa
Dari Mu asal segala sesuatu, kembali kepada Mu pula segala sesuatu itu.
Ampuni segala dosa dan kecewa
Engkaulah arah satu-satunya dalam bergantung, segalanya bisa berubah, tetapi Engkaulah Tuhan yang menetapkan.
Ku mohon pertolongan

Menanti Sebuah Mimpi

Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...