Tuesday, October 17, 2023
Sempit Pandang
Semoga bisa lebih berusaha, waktu telah bergerak mengikat semakin dekat. Semoga aku tidak harus tunduk, walau hujan, dingin, dan petirnya mungkin tiba-tiba akan datang, aku memang makhluk yang tak tahu diri, suka memandang langit dan mencelanya. Semoga aku termaafkan dan terampuni, semoga jiwa ini tidak lagi semakin hitam saat telah dekat datang waktu perjumpaan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Menanti Sebuah Mimpi
Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...
-
"Tangan terasa lemah, pikiran berputar lelah, perasaan berisik gundah, menjalani hidup tanpa arah. Saat segala ucapan bagai pedang, kes...
-
Hi, sahabat Sekolah Tanpa Batas, bingung nyari aplikasi/tautan yang dapat digunakan pada PID / IFP diSekolah? Selain pemanfaatan *Rumah Pen...
-
Seperti perut yang tak pernah kau tahu isinya, nasi dan udara sama-sama dapat membuatnya mengembang. Persis seperti pikiran mu itu, sulut ke...
No comments:
Post a Comment