Saturday, October 1, 2022

Tanaman Yang Layu Akan Segar Kembali

Tidak ada manusia lain yang pernah merasakan bagaimana menjadi diri mu, dengan rentetan alur kisah keseluruhan yang kau alami, yang membentuk bagaimana cara mu bersikap, bagaimana cara mu memandang semua, bagaimana reaksi mu terhadap impuls yang di suguhkan kehidupan, bagaimana keadaanmu saat ini, dan hal-hal lainnya.

Percaya kepada diri mu dengan keadilan refleksi pribadi mu sendiri. Karena terkadang walau karena orang lain peduli, mereka tetap kesulitan menangkap apa yang sebenarnya terjadi dengan konteks diri mu, mereka masih terus dan akan terus menggunakan koteks mereka sendiri.

Sekali lagi jadilah diri mu sendiri, jangan siksa diri mu dengan karena orang lain hendak merampas hakekat hidup mu, membuat ukuran-ukuran yang membuat mu sebagai definisi dan konklusinya. Tetapi engkau harus waspada, mana obat dan mana racun, mana lurus dan mana sesat.

Kuatkanlah jiwa mu, kuatkanlah, walau dan karena engkau tak selalu benar dan mampu terus menerus dalam kebaikan.

Kemudian kepada asap gelap dan hujan asam, racun-racun jiwa itu, yang hendak melayukan kesegaran perjuangan, usirlah dalam ketenangan, bagai angin yang membentur tembok kokoh.

No comments:

Post a Comment

Menanti Sebuah Mimpi

Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...