Monday, December 13, 2021
Buih Raga
Apakah pantas aku membawa sesuatu, yang semua itu padahal dari Mu. Kata ataupun bunga adalah hampa dan sama saja. Lalu aku selalu meminta Mu untuk memberi balasan, karena semua yang dilakukan adalah pekerjaan, lelah untuk upah. Kemudian Kau mengusir ku, kata Mu "Aku memberi dari hati, sedangkan kau hanya transaksi !. Bunga yang dibawa tanpa cinta adalah permata yang fana". Kemudian kau menutup pintu, sambil berkata "Karena Aku hidup selamanya !".
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Menanti Sebuah Mimpi
Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...
-
"Tangan terasa lemah, pikiran berputar lelah, perasaan berisik gundah, menjalani hidup tanpa arah. Saat segala ucapan bagai pedang, kes...
-
Hi, sahabat Sekolah Tanpa Batas, bingung nyari aplikasi/tautan yang dapat digunakan pada PID / IFP diSekolah? Selain pemanfaatan *Rumah Pen...
-
Seperti perut yang tak pernah kau tahu isinya, nasi dan udara sama-sama dapat membuatnya mengembang. Persis seperti pikiran mu itu, sulut ke...
No comments:
Post a Comment