Ku tahu, mulut ku terlalu banyak diam.
Kau tahu mengapa aku tak biasa bicara bukan?.
Tetapi hati ku penuh riuh dengan suara.
Selain Engkau, akulah yang tahu banyak tentang kelemahan ku.
Tetapi anugerah mu tak terbatas oleh anggapan ku.
Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...