Wednesday, April 24, 2024

Perginya Luka

Seberapa ada diri ku di mata itu
Ada atau tiada pentingnya aku
Kehadiran yang membebani
Pencapaian yang tak dihargai

Cinta dan benci
Terasa transaksi
Rugi dicaci
Untung disanjung
Manis dipeluk
Pahit ditusuk

Yang kau beri kasih sayang
Atau yang kau hitung uang

Akankah aku akan menjadi rumah
Sebagi tempat kembali walau payah

Senyuman yang terukir dengan harapan
Pemberian yang tersaji dari kepedulian
Tangisan yang datang dari kenyataan
Bagai makanan basi yang dihidangkan

Langkah yang tak mengenal tujuan
Pelarian dan Penolakan perbudakan
Cinta di hati tetapi harga diri di kaki
Biarlah cinta itu tinggal di sana
Tetapi aku akan pergi menjauhinya

Menanti Sebuah Mimpi

Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...