Wednesday, January 31, 2024

Cincin Langit

Kepada benda kecil itu, aku meletakkan sebutir harapan, karena aku takut dengan kekecewaan, namun siapa yang tahu penggenap perjalanan?.

Mata terasa teduh melihat warna itu, hati merasa tenang dengan keyakinan, aku ingin bersama, bersatu menuju ke yang terdalam dan tertinggi, agar tiada lagi kata mati dan segalanya menjadi abadi.

Dengan kata sederhana, aku menyisipkan rasa, dengan segala alasan aku merahasiakan perasaan, dan dengan mata yang tak bersungguh-sungguh aku menyembunyikan rapuh. Aku ingin merasa ada, walau hanya menebarkan sedikit keharuman di wajah itu.

Aku sedang membangun keberanian, menata bambu-bambu, untuk menyeberangi rentang waktu, terkadang kau bagaikan sungai yang deras mengerikan, tetapi terkadang seperti sungai kecil yang menentramkan.

Selamat datang atau selamat jalan,
Semuanya ku hadapkan pada Sang Kebenaran.

Monday, January 8, 2024

Jatuh dan Bangkit

Ayo, Hai manusia yang sedang patah
Sudah lama engkau terbaring lemah
Sudah lama engkau memandang rendah
Diri mu sendiri yang terasa tak berarah.
Ayo, cobalah untuk bangkit
Jangan segalanya kau ungkit
Kau hanya akan tambah sakit
Kasihilah diri mu sendiri sedikit.

Siapa lagi yang dapat menjadi tempat mendengar, kecuali diri mu sendiri?. 

Menanti Sebuah Mimpi

Entah sampai kapan sebuah harapan akan terus tergenggam, bertahun-tahun tak pernah lepas dari gumaman. Kadang penantian terasa membosankan, ...