Waktu lalu, tidak sebesar ini harapan ku untuk mendengar kabar gembira, karena aku lelah di penjara dan terus bertambah usia, ternyata sama saja, aku harus lagi menerima kecewa.
Usaha ku terasa tak bermakna dan sia-sia, semua ku lakukan dengan terpaksa, hingga aku perlu begini dan begitu tanpa bahagia, setiap hari aku membuka telinga, berulang kali mengharap angkasa.
Mungkin sampai mati, jika aku terus menunggu sesuatu yang sebenarnya tidak datang, aku dibunuh oleh harapan.
Kecewa dengan semua yang aku lakukan, hanya bertanya-tanya dengan diri sendiri, aku harus bagaimana dan aku harus bagaimana. Apakah aku salah jalan, apakah aku tersesat sangat jauh, hingga aku tak bisa melihat lagi jalan keluar.
Tapi apakah sekecil ini dunia, sesempit ini kelembuatan semesta ?. Tidak bisakah aku melihat sisi-sisi selain kegelapan, aku mohon pertolongan mu Tuhan.