Dulu aku pernah berfikir bahwa waktu ini sudah melewati batas perkiraan ku, karena telah ku tunggu di satu titik, tetapi waktu masih terus berjalan, ternyata napas ini tetap ada bersama ku dalam kehidupan.
Pada malam yang menyelimuti kenyataan, dikabarkan banyak berita tentang kesedihan, banyak juga senyum tak bersuara penuh kesyukuran, silih berganti siang dan malam tak berani ku katakan untuk mu bahwa itu adalah tawa dan tangisan, karena jika aku berkata tentang kesedihan, terkadang itulah yang sebenarnya membawa pada makna, namun jika aku berkata penuh semangat dan ceria, terkadang itulah yang membuat ku lupa.
Sama halnya kau lupa tentang semua alasan mu untuk hidup pada dahulu kala, tetapi kehidupan yang terus terlewati itu sendirilah yang mengajari untuk apa hidup itu.